KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Puncak peringatan 100 tahun PSHT kemarin (2/9) dihadiri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Selain meresmikan Monumen Satu Abad Terate Emas, pucuk pimpinan TNI itu diangkat menjadi warga kerhormatan. ‘’Terima kasih kepada keluarga besar PSHT. Ini suatu kehormatan bagi saya,’’ ucap Andika.
Andika menuturkan, tak mudah bagi suatu organisasi dapat mencapai usia satu abad. Menurut dia, PSHT kian memiliki kemampuan serta kekuatan besar. Namun, tanggung jawab besar juga ada di pundak keluarga besar PSHT. ‘’Sama seperti organisasi kami (TNI, Red) yang memiliki kekuatan besar. Kami bertanggung jawab tidak menggunakan kekuatan untuk hal yang sembarangan,’’ ujarnya.
Andika yakin keluarga besar PSHT mampu menjaga kekuatan tersebut serta menyalurkan ke hal yang positif. Pun, memahami dampak yang ditimbulkan tatkala kekuatan besar digunakan untuk tujuan yang keliru. ‘’Semaksimal mungkin sebuah kekuatan yang dimiliki tidak disalahgunakan,’’ pintanya.
Dia berharap keluarga besar PSHT dapat berjalan bersama TNI. Khususnya dalam menjaga keutuhan NKRI. Pun, bergandeng tangan mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara. ‘’Semoga PSHT tetap bertahan hingga ke abad-abad berikutnya,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto