KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Bersamaan debit air Bengawan Madiun yang tidak terlalu besar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersih-bersih fondasi dan kaki jembatan Manguharjo.
Pembersihan berkala ini melibatkan personel Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha. Sedikitnya 10 petugas diterjunkan. ‘’Kegiatan ini kami rencanakan selesai dalam waktu satu minggu,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Jariyanto kemarin (5/9).
Menurut dia, saat musim hujan di kawasan ini rawan banjir akibat luapan air Bengawan Madiun. Gegaranya, sampah dalam volume besar nyangkut di pilar jembatan tersebut. Mulai bambrongan atau rumpun bambu, kayu, hingga plastik.
Jariyanto menambahkan, bambrongan dan sampah lainnya jika dibiarkan berkepanjangan dikhawatirkan akan memengaruhi kekuatan jembatan. Peralatan mulai perahu, gergaji mesin, gergaji manual, sabit, tali, dan lainnya. ‘’Selain jembatan Manguharjo, jembatan Branjangan juga perlu dibersihkan,’’ ungkapnya.
Upaya BPBD ini akan dilakukan bertahap. Sebelumnya, pembersihan saluran air sudah diselesaikan. Selanjutnya akan dievaluasi agar pembersihan berikutnya tidak ada kendala. ‘’Kami juga akan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Madiun untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai,’’ tuturnya. (mg4/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto