KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Duit miliaran rupiah dari pusat mengucur ke Kota Madiun. Itu seiring dimulainya pencairan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM). Dana kompensasi dampak kenaikan harga BBM tersebut disalurkan melalui kantor pos.
Deputi EGM Kantor Pos KCU Madiun Mochamad Budiono menyebutkan, sebanyak 9.536 warga kota terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM). Perinciannya, 2.999 penduduk Kecamatan Manguharjo, 2.465 Kartoharjo, dan 4.072 Taman.
‘’Warga kota yang terdaftar KPM dapat datang ke kantor pos atau petugas yang datang ke kantor kelurahan dengan melampirkan dokumen KTP dan KK,’’ kata Budiono, Sabtu (10/9).
Masing-masing warga yang terdaftar KPM, lanjut Budiono, menerima duit Rp 500 ribu. Perinciannya, Rp 300 ribu BLT BBM untuk September dan Oktober serta Rp 200 ribu dari bantuan sembako tunai (BST). Warga yang mendapat dua bantuan tersebut akan menerima notifikasi terlebih dahulu dari petugas. ‘’Untuk Kota Madiun, penyaluran kami laksanakan hari ini (kemarin, Red), Senin (12/9), dan Selasa (13/9),’’ ungkapnya.
Budiono menambahkan, pihaknya juga memberikan pelayanan khusus bagi KPM kalangan lansia dan penyandang disabilitas. BLT BBM dan BST akan disalurkan ke kantor kelurahan sesuai domisili mereka untuk selanjutnya diantar ke rumah. ‘’Semoga dalam tiga hari penyaluran dapat selesai,’’ harapnya. (ggi/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto