Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Habiskan Rp 400 Juta Tambah Rp 200 Juta, Pusat Kuliner Bogowonto Finis November

Hengky Ristanto • Senin, 12 September 2022 | 21:45 WIB
BERTAHAP: Progres penataan kawasan wisata kuliner Jalan Bogowonto bakal selesai November mendatang. Kendati belum seratus persen, namun tetap akan dioperasikan. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
BERTAHAP: Progres penataan kawasan wisata kuliner Jalan Bogowonto bakal selesai November mendatang. Kendati belum seratus persen, namun tetap akan dioperasikan. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kawasan wisata kuliner Jalan Bogowonto mendekati tuntas. Setelah pekerjaan tahap awal rampung, kini mulai menyentuh tahap penyempurnaan kawasan bekas jalur kereta api (KA) Madiun-Ponorogo itu.


Menurut Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, kini pekerjaan di kawasan proliman Pasar Kawak itu telah masuk tahap kedua. Pekerjaan tahap pertama yang meliputi pembangunan saluran air, pelebaran trotoar, dan gazebo dengan anggaran sekitar Rp 400 juta telah rampung. ‘’Akan kami kebut tahun ini. Mungkin November selesai,’’ katanya, Senin (12/9).


Pekerjaan tahap dua ini digelontor duit sekitar Rp 200 juta dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2022. Rencananya, anggaran tersebut untuk membangun peron ala stasiun KA serta penataan trotoar di area lapak kuliner. ‘’Memang kami lakukan bertahap. Kemungkinan tahun depan juga ada pekerjaan tambahan atau penyempurnaan,’’ ujarnya.


Meski begitu, operasional wisata kuliner tak menunggu hingga seratus persen tuntas. Setelah pekerjaan tahap kedua rampung, seluruh fasilitas penunjang cukup terpenuhi. ‘’Ketika tahap dua selesai, insya Allah sudah bisa difungsikan,’’ ungkap Thariq.


Itu bersamaan pembangunan fasilitas operasional yang juga tengah dikebut organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim), misalnya, telah memasang decoration lighting, lampu klasik, serta penanaman pohon peneduh dan tanaman hias. Sementara, pemasangan kursi besi cor dan pembangunan kamar mandi permanen tengah digarap. ‘’Sama seperti kami, prosesnya juga bertahap dan saling menyesuaikan,’’ imbuhnya.


Pengembangan kawasan wisata kuliner tersebut merupakan kerja sama antara Pemkot Madiun, PT Industri Kereta Api (Inka), dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Yakni, mengusung konsep kereta api sebagai ikon kota ini. Sejumlah kereta api buatan Inka telah terpasang di Jalan Bogowonto. Gerbong-gerbong itu dijadikan restoran. (ggi/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#Jalan Bogowonto #DPUPR #Pusat Kulineran bogowonto #pt inka #Wisata Kuliner Madiun #PT KAI