KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penantian para siswa baru jenjang SD dan SMP di Kota Madiun tahun ajaran 2022/2023 akhirnya terbayar. Selama dua hari- Senin (12/9) hingga kemarin (13/9)- pemkot menyalurkan bantuan seragam.
Bantuan yang disalurkan meliputi satu setel kain seragam OSIS dan satu setel kain seragam Pramuka. Tak hanya itu, ongkos jahitnya juga di-cover pemkot. Masing-masing siswa baru SMP menerima Rp 300 ribu dan SD Rp 260 ribu. ‘’Bantuan biaya jahitnya untuk anak SMP Rp 150 ribu per setel,’’ kata Ketua MKKS SMP Kota Madiun Sujitno.
Dia menyebutkan, penyaluran bantuan seragam dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sekolah mendatangkan siswa serta wali murid. ‘’SMPN 1 Kota Madiun, misalnya, karena sudah siap, langsung kami salurkan kemarin (Senin, 12 September, Red),’’ ujarnya.
Sujitno menuturkan, teknis pengambilan bantuan seragam mewajibkan siswa didampingi wali murid. Apabila berhalangan tetap diberikan. Namun, pihak sekolah wajib membuat laporan bahwa bantuan telah tersalurkan. Alasannya, di dalamnya terdapat sejumlah uang sehingga rentan disalahgunakan siswa.
Dia berharap, bantuan seragam dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sedang kurang bersahabat seperti sekarang. ‘’Insya Allah seluruh siswa SMP tercukupi,’’ tutur Sujitno yang juga kepala SMPN 1 Kota Madiun itu.
Diketahui, bantuan seragam gratis kali ini disalurkan kepada 5.147 siswa baru tahun ajaran 2022/2023 jenjang SD dan SMP. Perinciannya, 2.955 pelajar SMP dan 2.172 siswa SD dari sekolah negeri maupun swasta. (her/adv)
Editor : Hengky Ristanto