Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tryout ANBK SMP di Kota Madiun Sempat Terkendala Internet Ngadat

Hengky Ristanto • Jumat, 16 September 2022 | 22:00 WIB
PREPARE: SMPN 1 Kota Madiun telah menyiapkan ruangan beserta perangkat komputer untuk ANBK kemarin (15/9). (DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR MADIUN)
PREPARE: SMPN 1 Kota Madiun telah menyiapkan ruangan beserta perangkat komputer untuk ANBK kemarin (15/9). (DIAN RAHAYU/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2022 kurang tujuh hari lagi. Satuan pendidikan (satdik) SMP di Kota Madiun pun menyiapkan perangkat penunjang kelancaran pelaksanaannya. ‘’Kota Madiun mengambil jadwal akhir, yaitu 21 sampai 22 September,’’ kata Kepala SMPN 1 Kota Madiun Sujitno kemarin (15/9).


Sujitno menyebutkan, persiapan dimulai sejak awal Agustus lalu. Mulai penetapan siswa peserta ANBK hingga simulasi dan tryout. Meski begitu, pembekalan kepada siswa tidak lebih dari itu. Sebab, ANBK bertujuan menilai kompetensi siswa. ‘’Jadi, semua berdasarkan proses belajar mandiri peserta. Sekolah tidak ada program pengayaan atau pelatihan soal-soal lain,’’ ujarnya.


Dari hasil beberapa kali uji coba, Sujitno menyebutkan bahwa jaringan internet untuk mengakses sistem ANBK menjadi salah satu kendala. Jaringan internet fasilitas dari dinas komunikasi dan informatika (kominfo) setempat itu acap tiba-tiba hilang sinyal. Sehingga peserta terganggu dalam pengerjaan soal latihan. ‘’Tapi, terakhir simulasi kemarin sudah diperbaiki. Semoga tidak sering nge-blank lagi,’’ harapnya.


Selain itu, kurang terbiasanya peserta ANBK terhadap susunan kalimat soal numerasi dan literasi turut menjadi kendala. Sebanyak 45 peserta ANBK siswa kelas delapan dipilih secara random oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). ‘’Tujuannya memang untuk menganalisis karakter siswa. Untuk itu, dipilih acak dan merata semua kelas agar terwakili semua. Sekolah tidak bisa memilih siswa tertentu,’’ terangnya.


ANBK merupakan program evaluasi yang diselenggarakan Kemendikbudristek untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satdik. Terdiri dari tiga instrumen, yakni asesmen kompetensi minimun (AKM) numerasi dan literasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. ‘’Hasil ANBK digunakan untuk nilai rapor pendidikan sekolah, juga dinas pendidikan dan kebudayaan. Jadi, tidak memengaruhi nilai rapor siswa,’’ jelasnya. (mg3/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#smp #kota madiun #Kemendikbudristek #tryout #internet #kominfo #ANBK