KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan pabrik pengolahan porang di Kota Madiun mendapat perhatian kalangan legislatif. Mereka meminta pemkot serius mengawasi operasional pabrik yang menempati salah satu gudang aset daerah itu.
‘’Menjaga lingkungan menjadi poin penting yang wajib dipenuhi pemkot. Agar tidak ada persoalan dengan warga setempat ke depannya,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono, Selasa (4/10).
Menurut Istono, sebelum berproduksi, dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) serta upaya pengelolaan lingkungan hidup (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UPL) wajib dikantongi pabrik.
Pun, dalam perjalanannya nanti, pemkot wajib memonitor mulai input hingga output operasional pabrik. ‘’Saya rasa pemkot sudah memikirkannya sebelum melangkah pada operasional pabrik,’’ ujarnya.
Komitmen pihak swasta selaku operator pabrik pengolahan porang untuk membuka lapangan kerja bagi warga setempat juga diperlukan. Sehingga, multiplier effect operasional pabrik yang diangankan pemkot dapat terealisasi sesuai rencana. ‘’Harus ada kepastian pihak pabrik untuk menyerap tenaga kerja dari warga sekitar,’’ tegasnya.
Di sisi lain, Istono mengacungi jempol kelihaian pemkot menggandeng investor pengolahan porang di kota ini. Menurut dia, keberadaan pabrik akan menyelesaikan persoalan harga porang mentah yang kini terjun bebas imbas melimpahnya produksi. Sementara permintaan komoditas umbi-umbian tersebut cenderung stagnan. ‘’Harapannya, produksi atau budi daya porang dari petani terlindungi,’’ tuturnya.
Pun, keberadaan pabrik dapat memangkas mata rantai distribusi yang cukup panjang. Sebab, sejauh ini petani menjual hasil produksi melalui pengepul kecil, pengepul besar, baru selanjutnya ke pabrik pengolahan.
‘’Hadirnya pabrik diharapkan mampu memberikan kontribusi besar pada sektor industri dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi,’’ harapnya.
Hanya, Istono kembali mengingatkan bahwa pemkot harus konsisten agar kebijakan multiefek itu kontinu alias berkelanjutan. Termasuk memperluas pangsa pasar ekspornya. Peran pemerintah dibutuhkan membantu pabrik menjajaki investor lain yang siap menerima produk olahan tersebut.
‘’Intinya kami positif menyikapi langkah strategis pemkot ini. Kami akan dukung dan bantu dalam hal pengawasan ke depannya,’’ ucap Istono. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto