Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Realisasi PAD Sektor Pasar, Pemkot Madiun Optimistis Tahun Ini Lampaui Target

Hengky Ristanto • Sabtu, 8 Oktober 2022 | 16:30 WIB
BELANJA: Penerapan QRIS dan e-parking di Pasar Sleko mendongkrak retribusi pendapatan daerah. (DOK RADAR MADIUN)
BELANJA: Penerapan QRIS dan e-parking di Pasar Sleko mendongkrak retribusi pendapatan daerah. (DOK RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar tahun ini berpotensi tercapai. Bahkan, tidak menutup kemungkinan realisasinya melampaui angka yang ditargetkan. Sinyal itu tidak terlepas dari semakin pulihnya aktivitas ekonomi seiring kian meredanya pandemi Covid-19.


Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi mengatakan, tahun ini dinasnya dibebani target PAD sebesar Rp 4,175 miliar. Dari nominal itu, hingga Selasa (4/10) lalu telah terealisasi sekitar 96 persen. Pemasukan terbesar berasal dari sewa kios pasar dan retribusi parkir. ‘’Kami optimistis bisa memenuhi target, bahkan melampaui,’’ ujarnya, Sabtu (8/10).


Dia menyebutkan, capaian PAD tahun ini telah melebihi angka 2021 yang kala itu dalam satu tahun kalender mencapai 90 persen. Perubahan konsep Pasar Sleko, menurutnya, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan tersebut. ‘’Pendapatan retribusi parkir Pasar Sleko selama 2021 Rp 157 juta. Sementara, tahun ini di triwulan pertama saja sudah mencapai Rp 225 juta,’’ bebernya.


Ditanya soal pengembangan Pasar Besar Madiun (PBM), Ansar menyebutkan bahwa pihaknya akan menggabungkan beberapa kios untuk lokasi grosir pakaian. ‘’Barangnya didatangkan langsung dari Pasar Tanah Abang (Jakarta),’’ tuturnya. (mg4/c1/isd)

Editor : Hengky Ristanto
#pad #pasar #pasar sleko #dinas perdagangan #Pemkot Madiun