KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kawasan Jalan Pahlawan belum usai. Saat ini proyek normalisasi saluran air Kartini di sebelah utara Makodim 0803/Madiun terus berprogres. ‘’Sesuai SPMK (surat perintah mulai kerja) selesai 12 November,’’ kata Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suyanto, Kamis (13/10).
Progres pekerjaan proyek infrastruktur senilai Rp 2,5 miliar itu telah menyentuh 79 persen selesai. Atau surplus sekitar dua persen dari target rencana 77 persen. ‘’Karena progresnya surplus, insya Allah akan selesai lebih cepat,’’ ujarnya.
Saat ini, proyek masuk tahap merapikan bak kontrol dari saluran buangan ke saluran umum alias riol. Pemasangan precast pipa beton gorong-gorong reinforced concrete pipe (RCP) juga tengah berlangsung untuk selanjutnya diuruk. ‘’Saluran air kami normalisasi dulu sebelum dibangun pedestrian di atasnya,’’ ungkapnya.
Saluran air yang dinormalisasi tersebut sepanjang 349 meter dengan lebar sekitar lima meter dan kedalaman empat meter. Setelah normalisasi rampung, pedestrian bakal dibangun dengan panjang dan lebar menyesuaikan kawasan. ‘’Untuk tahun ini hanya pemasangan gorong-gorong box culvert dan pengurukan. Proyek akan dilanjutkan tahun depan,’’ beber Suyanto.
Pun, rencananya pedestrian tersebut akan dikeramik, dipasang lampu hias, dan tempat duduk. ‘’Seperti pedestrian lainnya. Konsepnya seperti kawasan Sumber Wangi,’’ sambungnya.
Seperti Sumber Wangi, penataan tersebut juga untuk optimalisasi fungsi saluran air. Sedangkan pedestrian untuk mereduksi kawasan kumuh. Pun, mengoneksikan Jalan Pahlawan dan Jalan Diponegoro yang linier dengan rencana sekolah kompleks (SMPN 1, 3, dan 13 Kota Madiun) kelak. ‘’Insya Allah lebih cantik tanpa mengurangi fungsinya,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto