KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi tak pernah kehabisan cara untuk menyapa warganya. Tak sekadar cangkrukan, orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga sedang menggelar ajang pencarian bakat di seluruh kelurahan.
Cara itu efektif untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Sekaligus menggeliatkan industri hiburan di kota ini. Animo masyarakat cukup tinggi. ‘’Kelurahan mencari bakat ini menjadi wadah atau kesempatan warga untuk menunjukkan kemampuannya, khususnya dalam menyanyi. Semua potensi lokal harus dimaksimalkan,’’ kata Maidi, Minggu (16/10).
Ajang pencarian bakat itu bukan sekadar hiburan untuk mengisi waktu luang. Tiap peserta diminta serius menunjukkan kebolehannya di dunia tarik suara. Dari seluruh kelurahan nantinya dipilih peserta terbaik yang kemudian dilombakan kembali di tingkat kota. ‘’Penyanyi terbaik inilah yang bakal mengisi acara di setiap kegiatan pemkot. Jadi harus serius,’’ tuturnya.
Wali Kota Maidi: Penyanyi Lokal Harus Berani Tampil Maksimal
Peserta yang dijaring mulai remaja hingga lanjut usia (lansia). Mereka wajib menyanyikan lagu Madiun Nyaman dan Damai. Dibawakan dengan gaya bebas sesuai genre pilihan masing-masing peserta. ‘’Nanti ada dewan juri yang menilai. Saya juga akan hadir langsung. Bukan menilai, tapi memberikan semangat bagi para peserta,’’ ujarnya.
Momentum ini juga dimanfaatkan wali kota untuk menyerap aspirasi masyarakat. Mulai pembangunan hingga pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat di kota ini. Nah, kunjungan kepala daerah tak melulu formal dan serius.
Ajang pencarian bakat ini juga selaras dengan semangat yang digaungkan Presiden Joko Widodo. Tiap daerah harus mumpuni mengangkat potensi sumber daya manusia (SDM) serta sumber daya alam (SDA). ‘’Agar setiap potensi yang selama ini terpendam dapat terangkat ke permukaan,’’ pungkasnya. (ggi/prog/fin)
Editor : Hengky Ristanto