KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah peserta seleksi Calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pemilu 2024 di Kota Madiun kembali tereduksi. Terbaru, 11 peserta dinyatakan gugur. Mereka dicoret badan pengawas pemilu (bawaslu) setempat.
Lantaran, absen mengikuti computer assisted test (CAT) di ruang laboratorium SMKN 1 Kota Madiun, Sabtu (15/10) lalu. ‘’Semua peserta yang tidak hadir tanpa keterangan tersebut kami nyatakan tidak lolos,’’ kata Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko Senin (17/10).
Menurut Kokok, peserta yang tereliminasi itu terdaftar sebagai calon panwascam di tiga kecamatan. Perinciannya, tiga orang dari Kecamatan Taman. Serta masing-masing empat orang dari Kecamatan Kartoharjo dan Manguharjo. ‘’Otomatis mereka tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya,’’ ujarnya.
Kendati demikian, lanjut Kokok, tidak memengaruhi jumlah kebutuhan panwascam di tiga kecamatan. Sebab, masih ada 101 peserta yang berkesempatan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Sedangkan kebutuhan panwacam hanya sembilan orang. ‘’Masih mencukupi, karena pendaftar calon panwascam cukup banyak,’’ ungkapnya.
Kokok menjelaskan, dari 101 peserta yang mengikuti CAT bakal diambil 18 orang. Atau enam orang per kecamatan untuk mengikuti tes wawancara. Pada tahap terakhir, bawaslu akan menetapkan panwascam sesuai kebutuhan. Selanjutnya akan dilantik 25 atau 26 Oktober nanti. Mereka bertugas membantu bawaslu mengawasi semua tahapan hingga pelaksanaan Pemilu 2024.
Diketahui, pada pendaftaran 21-27 September lalu, terdapat 121 peserta. Perinciannya, 74 laki-laki dan 47 perempuan dari tiga kecamatan. Kecamatan Taman 47 pendaftar, Manguharjo 41 pendaftar, dan Kartoharjo 33 pendaftar. (ggi/sat)
Editor : Hengky Ristanto