KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2023 Kota Madiun dimatangkan. Pertanyaan, masukan dan saran legislatif dalam rapat paripurna sebelumnya terjawab. ‘’Insya Allah dari 95 halaman yang kami sampaikan lengkap dan detail,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi usai rapat paripurna penyampaian jawaban eksekutif atas pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi DPRD setempat kemarin (21/10).
Menurut Maidi, PU fraksi dan jawaban eksekutif merupakan wujud penyempurnaan raperda. Sehingga, pemkot dan DPRD satu visi-misi. Baik pengawasan maupun target belanja dan pendapatan tahun depan. Dia berharap, perda dapat ditetapkan sesuai target atau komitmen bersama. ‘’Semoga selesai lebih cepat dari target,’’ harapnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengatakan, wali kota telah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan benar. Dia menilai seluruh pertanyaan fraksi terjawab runtut dan jelas. ‘’Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan fraksi sudah dijawab lewat RDP (rapat dengar pendapat) antara komisi dengan mitra mereka di eksekutif,’’ ungkapnya.
Selanjutnya bakal digelar rapat paripurna penyampaian pendapat akhir (PA) fraksi-fraksi dalam waktu dekat. Targetnya, lanjut dia, APBD 2023 digedok November. Namun, eksekutif dan legislatif optimistis rampung bulan ini. Tujuannya, agar seluruh program APBD 2023 dapat segera dieksekusi. ‘’Insya Allah bulan ini selesai. Sehingga, ada ruang cukup untuk eksekutif menjalankan APBD 2023,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, semua jawaban wali kota merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses penyusunan APBD 2023. Harapannya, pemkot dapat mewujudkan visi-misi tahun depan. ‘’Untuk tingkat kepuasan fraksi akan disampaikan saat PA nanti,’’ jelasnya. (ggi/sat)
Editor : Hengky Ristanto