Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BPBD Kota Madiun Pastikan EWS Banjir Berfungsi Normal

Hengky Ristanto • Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:43 WIB
ALARM WASPADA: Salah satu EWS yang terpasang di Jembatan Buk Malang, Pilangbango, Kartoharjo, kemarin (25/10). Sementara itu, debit air Bengawan Madiun yang terus meninggi belakang ini patut diwaspdai. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
ALARM WASPADA: Salah satu EWS yang terpasang di Jembatan Buk Malang, Pilangbango, Kartoharjo, kemarin (25/10). Sementara itu, debit air Bengawan Madiun yang terus meninggi belakang ini patut diwaspdai. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Memasuki musim hujan, potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Madiun coba diantisipasi. Salah satunya melalui pengecekan dan perawatan alat deteksi dini atau early warning system (EWS) banjir di sejumlah lokasi.


‘’Kami cek secara berkala sebagai antisipasi banjir,’’ kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Jariyanto, Rabu (26/10).


Potensi bencana banjir diwaspadai dari luapan air sungai di wilayah kota ini. Apalagi belakangan intensitas curah hujan cukup tinggi. Sehingga, keberadaan EWS penting sebagai alarm bahaya banjir dari kondisi sungai. ‘’Saat ini kami lakukan perawatan sekaligus pengecekan di wilayah utara,’’ ujarnya.


Yakni, wilayah Pilangbango, Rejomulyo dan Kelun. Hasil pengecekan,  EWS dinilai cukup baik dan berfungsi normal. ‘’Debit air dapat menyalakan EWS dari dimensi saluran diperkirakan 50 sentimeter hingga satu meter dari permukaan paling atas atau bibir sungai. Sirine yang menyala pada kondisi tersebut merupakan peringatan awal,’’ ungkapnya.


Selain itu, pompa air di sejumlah lokasi juga diklaim siap dioperasikan. Yakni, di Jalan Ahmad Yani, Jalan Kaswari, Patihan dan beberapa lokasi lainnya. Kewaspadaan juga melibatkan warga sekitar wilayah rawan banjir akibat luapan sungai.


‘’Ketika debit air tinggi dan sirine berbunyi, itu merupakan instrumen bahwa air melebihi batas normal. Untuk itu, kami imbau masyarakat segera menginformasikan kepada petugas BPBD,’’ pintanya. (mg4/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#Bengawan Madiun #bpbd #kota madiun #hujan #ews #bencana #madiun #banjir