‘’Kami mohon maaf, arus lalin (lalu lintas, Red) terganggu karena kegiatan ini,’’ ucap Wali Kota Madiun Maidi.
Maidi menjelaskan, penutupan jalan dilakukan di pintu masuk Pahlawan Street Center (PSC) sisi utara atau simpang empat Bank Mandiri. Sementara, pengajian akbar memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang menghadirkan Gus Miftah itu dijadwalkan digelar mulai pukul 07.00.
‘’Penutupan ini juga demi kenyamanan pengguna jalan agar tidak terjebak kemacetan serta keamanan peserta pengajian,’’ tuturnya.
Menurut Maidi, penutupan Jalan Pahlawan selama pengajian akbar berlangsung merupakan opsi terbaik. Pasalnya, event religi tersebut diperkirakan menyedot hingga 20 ribu peserta. ‘’Jadi, tidak mungkin kalau PSC tetap dibuka,’’ tutur mantan sekda Kota Madiun itu.
Sesuai perencanaan, titik lokasi ada di PRC. Depan kawasan tersebut digunakan untuk lokasi pertunjukan hiburan. Kemudian, peserta dari kalangan siswa SD berada di Jalan Perintis Kemerdekaan serta kawasan Sumber Wangi.
Sedangkan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ASN pemkot, ulama, camat, lurah, serta kepala SD, SMP, dan SMA sederajat di sepanjang Jalan Pahlawan.
Sementara, tepat di depan miniatur Kakbah bakal digunakan untuk pengukuhan 104 dai cilik serta seremonial peresmian kawasan PRC. ‘’Kami minta seluruh peserta mengenakan pakaian putih,’’ kata Maidi. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto