Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Berkomitmen Wujudkan Fasilitas Publik Ramah untuk Semua Kalangan

Hengky Ristanto • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:58 WIB
PRO-DISABILITAS: Wali Kota Madiun Maidi bersama Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Seryawati Maidi mengajak anak berkebutuhan khusus jalan-jalan di PSC. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
PRO-DISABILITAS: Wali Kota Madiun Maidi bersama Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Seryawati Maidi mengajak anak berkebutuhan khusus jalan-jalan di PSC. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak ada kata cukup bagi Pemkot Madiun dalam menyejahterakan warga secara merata. Pasalnya, warga berkebutuhan khusus dan lansia nonpotensial juga punya hak setara. Karena itu, pemkot berkomitmen mewujudkan fasilitas publik yang ramah untuk semua kalangan.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, di Kota Madiun terdapat sekitar 220 penyandang disabilitas. Itu belum termasuk pelajar sekolah luar biasa yang berjumlah sekitar 50-an anak. Sehingga, penting bagi pemkot untuk memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Tentu, kesejahteraan para difabel menjadi prioritas.

‘’Insya Allah program-program yang menyangkut penyandang disabilitas kami prioritaskan,’’ kata Maidi.

Pembangunan infrastruktur juga diarahkan supaya ramah untuk semua kalangan. Misalnya pedestrian. Fasilitas publik satu ini harus memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas. Sehingga dilengkapi guiding block atau jalur pemandu bagi tunanetra.

Selain itu, ramp alias jalur landai untuk pengguna kursi roda juga akan direalisasikan di pedestrian. Acuannya yakni Pedoman Perencanaan Teknis Pejalan Kaki dari Kementerian PUPR.

‘’Kalau ada sebagian trotoar yang belum memenuhi kebutuhan difabel, terpaksa kami bongkar dan dibangun kembali sesuai ketentuan. Artinya, pembangunan infrastruktur tidak boleh asal-asalan, semua ada aturannya,’’ tuturnya mantan Sekda Kota Madiun itu.

Warga berkebutuhan khusus juga terus diberdayakan. Pemkot selalu memfasilitasi produk para penyandang disabilitas untuk disediakan di berbagai acara pemkot. Termasuk makanan dan minuman. ‘’Kalau bukan produk penyandang disabilitas, maaf saya tolak. Untuk semua acara,’’ tegasnya.

Pak Wali juga menaruh perhatian untuk para lansia nonpotensial. Pemkot secara khusus menyalurkan bantuan kursi roda serta tongkat jalan. Agar kelompok tersebut dapat menjalani masa tuanya dengan nyaman.

‘’Pemerintah harus ada untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat. Karena itu, dimana ada warga kota yang kesulitan, maka harus segera dibantu,’’ pungkasnya. (ggi/naz) Editor : Hengky Ristanto
#lansia #infrastruktur #disabilitas #Fasilitas publik #Pembangunan infrastruktur #Pemkot Madiun