Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bulan Ini, Pavingisasi Jalan Kampung Kota Madiun Rampung

Hengky Ristanto • Kamis, 3 November 2022 | 17:24 WIB
SIDAK PROGRES: Wali Kota Madiun Maidi meninjau pekerjaan pavingisasi di sejumlah titik kemarin. (2/11). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
SIDAK PROGRES: Wali Kota Madiun Maidi meninjau pekerjaan pavingisasi di sejumlah titik kemarin. (2/11). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program pavingisasi jalan kampung di Kota Madiun terus dikebut. Hingga kemarin (2/11), progres pekerjaan menyentuh 70 persen. Proyek padat karya ini dikerjakan serentak di 27 kelurahan. Pekerjaan meliputi 31 ribu meter persegi pavingisasi dan 14 ribu meter persegi kansteen.

Wali Kota Madiun Maidi memprediksi proyek senilai Rp 7,4 miliar dari perubahan anggaran keuangan (PAK) 2022 bakal rampung pertengahan bulan ini. Sebab, pekerjaan sejumlah titik di sebagian kelurahan telah selesai. ‘’Setiap hari saya keliling mengecek pavingisasi. Progres pekerjaannya cukup cepat atau sesuai rencana,’’ katanya.

Di Pangongangan, Manguharjo, misalnya. Tiga dari enam titik telah rampung. Yakni, Gang Lurah Lama, Gang Trubus, dan gang di Jalan Anjasmoro. Sisanya, ada yang segera rampung dan baru dimulai. ‘’P-APBD tahun ini nominalnya cukup besar. Pekerjaan juga tak sedikit. Sehingga, harus dikebut,’’ ujar Maidi.

Pavingisasi di Klegen, Kartoharjo, lanjut Maidi, juga menunjukkan progres positif. Dari total enam titik, tiga di antaranya 100 persen dan 90 persen. Yakni, di Gang Kamboja, Jalan Hercules dan Jalan Nakula.

Dia optimistis progres merata di kelurahan lain. Sebab, program tersebut serentak dikerjakan mulai pertengahan Oktober lalu. ‘’Akan terus saya cek progresnya. Kalau kurang sempurna langsung saya minta diperbaiki,’’ tegasnya.

Menurut Maidi, pavingisasi merupakan program usulan warga melalui musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Baik  di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Untuk akselerasi progres, pemkot melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) di setiap kelurahan di lingkungan masing-masing. ‘’Misal satu titik sudah selesai, bisa membantu titik lain yang belum selesai,’’ tuturnya.

Meski begitu, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) dan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) tetap mem-backup. Tujuannya, agar optimalisasi penggunaan anggaran dapat bermanfaat untuk masyarakat. Pun, pemkot memprioritaskan penggunaan paving produk lokal. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#DPUPR Kota Madiun #Disperkim #pavingisasi #program pavingisasi #kelompok masyarakat #Wali Kota Maidi #Pemkot Madiun