Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, tingkat penghunian kamar (TPK) alias okupansi hotel pada triwulan ketiga tahun ini mengalami peningkatan. ‘’TPK hotel pada triwulan III 2022 sebesar 54,59 persen,’’ kata Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny Kamis (3/11).
Dia menjelaskan, jika di-sampling sebanyak 100 kamar hotel, 54-55 di antaranya terjual. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan triwulan II. ‘’Pada triwulan II sebesar 50,59 persen, sedangkan triwulan III naik 4 poin,’’ ungkapnya.
Dwi mengatakan, TPK hotel berbintang pada triwulan III tahun ini mencapai 63,14 persen. Sedangkan non-bintang hanya 38,07 persen. Secara poin, lanjut dia, angkanya naik sebesar 4,58 dan 2,11. ‘’Kenaikan itu salah satunya disebabkan aktivitas perkantoran yang mulai pulih sehingga banyak kegiatan seperti meeting yang dilaksanakan di hotel,’’ tuturnya.
Jika TPK mengalami kenaikan, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel pada triwulan III tahun ini justru turun 0,07 poin dibanding triwulan sebelumnya. ‘’RLMT pada triwulan III adalah 1,58 hari,’’ ujar Dwi. ‘’Jika dipilah berdasarkan kewarganegaraanya, RLMT tamu asing 3,68 hari dan domestik 1,57 hari,’’ imbuhnya. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto