Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bakal Ada Arung Jeram di Tengah Kota Madiun

Hengky Ristanto • Sabtu, 12 November 2022 | 17:18 WIB
TEROWONGAN: Pemkot Madiun bakal melengkapi wahana wisata arung jeram di kawasan Sumber Wangi-Sumber Umis. Rencananya, bakal difungsikan tahun depan bersamaan penyempurnaan pembangunan dua lokasi tersebut. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
TEROWONGAN: Pemkot Madiun bakal melengkapi wahana wisata arung jeram di kawasan Sumber Wangi-Sumber Umis. Rencananya, bakal difungsikan tahun depan bersamaan penyempurnaan pembangunan dua lokasi tersebut. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Maidun – Pahlawan Street Center (PSC) terus disempurnakan. Terutama kawasan Sumber Wangi dan Sumber Umis. Pembangunan replika keajaiban dunia di lokasi tersebut segera dituntaskan. Pun, bakal dilengkapi wahana wisata arung jeram tahun depan.

‘’Dua kawasan itu kami koneksikan. Kekurangan akan kami selesaikan semua tahun depan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Sabtu (12/11).

Koneksitas Sumber Wangi-Sumber Umis yang didukung arung jeram memanfaatkan sungai di bawah jembatan Jalan Pahlawan. Desainnya, pintu masuk di area replika patung Merlion. Kemudian rafting menuju ke barat hingga jembatan Jalan Pandan.

Normalisasi sungai telah dirampungkan dan siap difungsikan untuk wahana wisata air di tengah kota tersebut. ‘’Aliran air untuk arung jeram bukan air buangan. Tapi, air bersih seperti yang keluar dari mulut Merlion itu,’’ ujarnya.

Proyek normalisasi saluran air meliputi pembongkaran plengsengan di sisi utara dan selatan yang diganti batu kali. Tepatnya mulai bawah jembatan Jalan Pahlawan ke barat hingga jembatan Jalan Pandan sepanjang 280 meter.

Ketinggian sisi selatan lima meter dan utara 2,8 meter. Pun, diperlebar sekitar 1,2 meter hingga menjadi tiga meter. Proyek senilai Rp 4,1 miliar ini dibiayai APBD 2022.

View saat rafting berupa pemandangan replika keajaiban dunia. Mulai patung Merlion ala Singapura. Lalu, Kakbah seperti di Masjidil Haram (Makkah), menara Eiffel (Perancis), kincir angin (Belanda), jam Big Ben (Inggris), hingga tower Zamzam (Arab Saudi).

‘’Kincir angin, Big Ben, dan tower Zamzam kami selesaikan secepatnya tahun depan. Sehingga, arung jeram segera bisa difungsikan,’’ janjinya.

Kelak pengunjung yang memanfaatkan arung jeram akan dijemput di titik akhir aliran air dengan kendaraan khusus yang disiapkan pemkot. Sebanyak enam unit mobil bakal mengantarkan pengunjung kembali ke titik keberangkatan.

‘’Kota kita tidak memiliki SDA (sumber daya alam) seperti daerah-daerah lain. Sehingga, akan kami tingkatkan potensi wisata buatan,’’ ungkapnya.

Dia menambahkan, wahana arung jeram bakal dikenakan tarif yang terjangkau. Sebab, pemkot tak ingin memberatkan wisatawan yang berkunjung ke kota ini. ‘’Biaya itu untuk operasional dan perawatan. Insya Allah terjangkau. Agar wisatawan tidak kapok ke kota kita,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#tempat wisata #kota madiun #arum jeram #Pahlawan Street Center #normalisasi saluran air #PSC #Pariwisata #sumber umis #Sumber Wangi #Pemkot Madiun