Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rumah Kontrakan di Madiun Ambruk Dadakan, Bangunan Dinilai Tidak Layak Huni

Hengky Ristanto • Senin, 14 November 2022 | 17:18 WIB
HANCUR: Rumah kontrakan di Jalan Sentul, Banjarejo, Taman, mendadak ambruk kemarin (13/11). Tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut lantaran penghuninya sedang tidak di rumah. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
HANCUR: Rumah kontrakan di Jalan Sentul, Banjarejo, Taman, mendadak ambruk kemarin (13/11). Tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut lantaran penghuninya sedang tidak di rumah. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bagus Purnomo, warga Jalan Sentul, Kelurahan Banjarejo, Taman, kaget. Ketika pulang, rumah kontrakan pria 45 tahun itu dalam kondisi ambruk, Minggu (13/11). Pun banyak warga yang bekerumun.

Rumah berukuran 8x3,5 meter atau seluas 28 meter persegi itu nyaris rata tanah. ‘’Bangunannya memang sudah tidak layak huni,’’ kata Agus Harsana, ketua RT setempat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. Sebab, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. Peristiwa tersebut terjadi mendadak sekitar pukul 09.30.

Reruntuhan rumah juga menimpa rumah Musinem di sebelahnya. Hingga dindingnya retak dan nyaris ikut ambruk. ‘’Kami langsung lapor ke BPBD agar segera mendapat penanganan,’’ ujarnya.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Jariyanto menerima laporan kejadian tersebut pukul 09.45. Seketika petugas meluncur ke lokasi kejadian untuk asesmen dan penyaluran bantuan logistik pada korban. Pun melakukan perbaikan rumah yang terdampak reruntuhan.

‘’Kami dibantu warga. Termasuk memperbaiki rumah yang terdampak karena kondisinya cukup parah dan mengancam keselamatan penghuninya,’’ sebut Jariyanto.

Menurut dia, rumah tersebut ambruk karena diduga kondisi fisiknya sudah lapuk. Selain itu, hujan pada Sabtu (12/11) sore juga sangat memengaruhi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil lantaran harta bendanya tertimpa reruntuhan. ‘’Nilai kerugian masih kami hitung,’’ sebutnya.

Karena kehilangan tempat tinggal, korban untuk sementara mengungsi di rumah warga. BPBD juga berkoordinasi dengan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) setempat untuk mencarikan solusi.

‘’Sementara masih kami koordinasikan. Apakah ada tempat di rusunawa untuk korban. Karena korban tinggal sendirian di rumah kontrakan itu dan kondisinya tidak layak,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto
#perbaikan rumah #rumah tidak layak huni #Disperkim #peristiwa #BPBD Kota Madiun #rumah rusak #rumah ambruk