‘’Kegiatan belajar-mengajar di luar ruang kelas itu sejalan dengan kurikulum Merdeka Belajar yang tengah digaungkan saat ini,’’ kata Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi, Selasa (15/11).
Hariyadi menjelaskan, setiap satuan pendidikan dijadwalkan menggelar outdoor learning di PRC. Untuk jenjang SMP bakal dilaksanakan setiap Senin. Sedangkan SD dibagi menjadi tiga kelompok sesuai kecamatan. Di wilayah Kartoharjo dijadwalkan Selasa, Taman saban Rabu, dan Manguharjo setiap Kamis.
Ihwal materi pembelajaran, lanjut Hariyadi, diserahkan sepenuhnya kepada pihak satuan pendidikan atau guru agama sekolah masing-masing. Meski begitu, kata dia, kegiatan-belajar mengajar tidak harus di PRC.
Pihak sekolah juga diberi keleluasaan menggelar pembelajaran di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Baik di Sumber Wangi maupun Sumber Umis. ‘’Pembelajaran di luar ruang kelas memang perlu agar anak-anak tidak bosan,’’ tuturnya.
Dia menambahkan, dindik juga telah menguinstruksikan kepada satuan pendidikan agar memanfaatkan jam pembelajaran hari Jumat untuk kegiatan keagamaan seperti doa bersama dan tahlilan di sekolah.
‘’Selain materi akademik, pendidikan keagamaan untuk siswa sangat penting,’’ pungkasnya. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto