‘’Tujuannya untuk mempercantik kota ini,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto, Kamis (17/11).
Menurut dia, tahun ini pihaknya memasang 148 titik PJU artistik di sejumlah ruas jalan protokol. Selain di Jalan Panglima Sudirman, juga 34 titik di Jalan Cokroaminoto dan H. Agus Salim.
Kemudian, 31 titik di Jalan dr. Soetomo, 16 titik di Jalan Kolonel Marhadi dan tujuh titik di Jalan Musi. ‘’Lampunya berbentuk lampion. Kami buat seragam. Tapi, tanpa mengurangi fungsi PJU itu sendiri,’’ ujarnya.
Pemasangan pernak-pernik lampu itu juga untuk mewujudkan Kota Sejuta Lampu. Pemasangan dilakukan bertahap.
Disperkim butuh anggaran sekitar Rp 200 juta untuk pengadaan serta pemasangan PJU tahun ini. Termasuk, perawatan berkala. Yakni, mengganti yang rusak atau tidak layak. Seperti di Jalan dr. Soetomo, tiang PJU lama dibongkar diganti baru. ‘’Titik yang kurang terang dan kurang estetikanya kami ganti baru,’’ ungkapnya.
Dia menambahkan, yang dipasang bukan PJU biasa. Melainkan berteknologi canggih berbasis internet of thing (IoT). Yakni, menyalakan serta mematikan lampu dapat dikendalikan lewat aplikasi ponsel petugas.
Lampu-lampu bakal menyala mulai pukul 17.15 hingga pukul 05.05. ‘’Untuk menghemat pemakaian listrik dan operasional petugas. Sehingga, lebih efektif dan efisien,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto