‘’Targetnya nanti Nataru sudah siap dibuka,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi, Minggu (27/11).
Enam boks kontainer kuliner telah terpasang dan siap digunakan. Ada beberapa hal baru dan berbeda yang akan disajikan di kawasan itu. Menu kuliner telah ditentukan.
Mulai kelas pedagang kaki lima (PKL), usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga restoran menengah. ‘’Untuk penyedia kuliner kami tunjuk dan kami pilih,’’ ujarnya.
Bahkan, mereka diikutkan pelatihan agar kualitas makanan sesuai standar dan konsep yang ada. Seperti pelatihan PKL ke Jogja. Pelatihan membuat menu ketan dengan koki Aston Hotel Madiun.
Menu juga variatif, mulai makanan ringan seperti ketan hingga makanan berat seafood. ‘’Sudah ada delapan orang yang kami rekrut dan kami latih. Kemudian ditambah para pedagang atau toko-toko lama di Jalan Bogowonto,’’ sebutnya.
Hanya, lanjut Ansar, semua belum fixed. Sebab, sifatnya masih dinamis dan butuh penyesuaian lainnya jika diperlukan. Selain itu, salah satu hal yang baru adalah ala stasiun KA untuk sistem pemesanannya. Yaitu menggunakan aplikasi.
Audio seperti suara KA dan pengumuman informasi juga akan diperdengarkan. ‘’Ini akan menjadi area kuliner dengan nuansa baru yang belum ada di Madiun,’’ jelasnya. (mg3/sat) Editor : Hengky Ristanto