Progres pembangunan infrastruktur fisik telah menyentuh 98 persen. Mulai pembangunan saluran air, trotoar, pos pengamanan, gazebo serta pengecatan bangunan di kawasan tersebut.
‘’Pekerjaan kami hampir selesai. Tinggal pembersihan kawasan,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, Kamis (1/12).
Meski siap diresmikan, namun belum ada jadwal pasti. Kendati begitu, pihaknya berkomitmen mengebut secepat mungkin agar jika sewaktu-waktu peresmian siap. ‘’Tapi, yang penting pekerjaan kami secepatnya diselesaikan sebelum peresmian,’’ ujarnya.
Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Sulistya Pambudi juga mengebut pekerjaan fisik di kawasan proliman Pasar Kawak itu. Terbaru, peron ala stasiun KA untuk fasilitas makan-minum kawasan wisata kuliner KA rampung. ‘’Pekerjaan kami hanya peron. Per hari ini (1/12) sudah 100 persen selesai,’’ sebutnya.
Uut, sapaan akrabnya, menyebutkan progres pembangunan peron senilai Rp 199 juta dibiayai Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2022 itu selesai lebih cepat dari target 4 Desember.
Sebab, progres pekerjaan peron sepanjang 22 meter, lebar empat meter, dan tinggi sesuai pintu gerbong KA statis itu surplus. ‘’Tinggal finishing atau merapikan serta membersihkan material di lokasi,’’ jelasnya.
Di sisi lain, dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) juga telah menyelesaikan pemasangan pernak-pernik di kawasan tersebut. Mulai lampu, meja-kursi kuliner, hingga penanaman pohon peneduh telah dituntaskan.
Pun, satu unit lampu penjor dengan desain tanaman atau bunga sudah dipasang di sisi barat Jalan Bogowonto telah dipasang. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto