Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rata-rata Lama Sekolah Kota Madiun Naik Jadi 11,67 Tahun

Hengky Ristanto • Senin, 5 Desember 2022 | 05:55 WIB
MELEJIT: Dua mahasiswi salah satu kampus sedang beraktivitas. IPM Kota Madiun tahun ini masuk kategori sangat tinggi. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
MELEJIT: Dua mahasiswi salah satu kampus sedang beraktivitas. IPM Kota Madiun tahun ini masuk kategori sangat tinggi. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pesatnya pembangunan di Kota Pendekar berbanding lurus dengan kenaikan indeks pembangunaan manusia (IPM) daerah setempat. ‘’IPM Kota Madiun tahun ini mencapai 82,01 persen,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Dwi Yuhenny, Sabtu (3/12).

Menurut dia, dengan besaran tersebut menjadikan Kota Madiun masuk kategori daerah dengan IPM sangat tinggi. ‘’Angka 82,01 persen itu naik 0,94 persen dari tahun sebelumnya,’’ ungkapnya.

Dwi mengatakan, salah satu komponen penghitung IPM adalah umur harapan hidup. Warga Kota Madiun, lanjut dia, saat ini memiliki UHH hingga 73,13 tahun. Angka tersebut naik 0,41 persen dari tahun sebelumnya.

Komponen penghitung IPM lainnya yang mengalami kenaikan, kata Dwi, adalah harapan lama sekolah (HLS). Yakni, di angka 14,43 atau naik 0,21 persen dibanding 2021. Pun, rata-rata lama sekolah (RLS) terkerek 2,64 persen menjadi 11,67 tahun. ‘’Sedangkan pengeluaran per kapita per tahun meningkat 2,53 persen dari tahun lalu,’’ sebutnya.

Dia menambahkan, angka 82,01 persen itu menempatkan Kota Madiun sebagai daerah di Jawa Timur dengan IPM tertinggi ketiga. Peringkat pertama diduduki Surabaya (82,74 persen). ‘’Jika IPM tinggi, mestinya angka pengangguran dan kemiskinan turun,’’ tuturnya. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto
#IPM Kota Madiun #sekolah #indeks pembangunan manusia #ipm #BPS Kota Madiun #pendidikan