‘’Kami bangun fasilitas umum atas usulan warga setempat,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi, Jumat (9/12).
Pembangunan gedung pertemuan RW tersebut menelan anggaran Rp 199 juta. Bangunan seluas 9x9 meter tersebut dikerjakan dalam 55 hari kalender.
Pekerjaan bangunan joglo itu muali dari fondasi, lantai rabat beton, rangka atap, hingga bagian lainnya. ‘’Kami kerjakan mulai 11 Oktober. Saat ini tinggal finishing,’’ sebut Uut, sapaan akrabnya.
Dia menambahkan, pembangunan gedung pertemuan tersebut mulai dari nol. Sebab, sebelumnya berupa lahan kosong. ‘’Konsepnya kami buat joglo agar bisa digunakan warga untuk kegiatan pertemuan dan berbagai kegiatan lainnya,’’ ujarnya.
Diharapkan fasilitas umum tersebut bisa dimanfaatkan oleh warga. Sebab, pengelolaan kelak akan diserahkan ke warga. Namun, selama masa pemeliharaan, pihaknya masih melakukan pemantauan.
‘’Kami harap masyarakat bisa memelihara dengan baik. Mulai pembersihan hinggaperawatannya. Jika ada kerusakan bisa dikoordinasikan dengan kami untuk diperbaiki,’’ jelasnya. (mg4/sat) Editor : Hengky Ristanto