Rencananya, objek wisata baru di kawasan bekas rel KA Madiun-Ponorogo itu difungsikan bertepatan pada momen akhir tahun ini.
Wali Kota Madiun Maidi telah menandai kalender difungsikannya kawasan wisata baru itu pada 26-31 Desember. Meski penataannya belum sepenuhnya sempurna, BCC sudah patut difungsikan. ‘’Kami pastikan sudah bisa difungsikan saat momen tahun baru,’’ terangnya.
BCC itu terdiri gerbong KA yang disulap bak resto mewah. Dilengkapi fasilitas meja-kursi di peron ala stasiun beserta lapak-lapak usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Infrastruktur fisik penunjang BCC juga telah rampung digarap. Di antaranya, pembangunan saluran air, trotoar, pos pengamanan, gazebo serta pengecatan bangunan di kawasan tersebut.
Pemasangan pernak-pernik lampu hingga penanaman pohon peneduh juga telah selesai. ‘’Fasilitasnya cukup lengkap agar pengunjung nyaman,’’ tegasnya.
Diresmikannya BCC bertepatan momen tahun baru bukan tanpa alasan. Selain menambah opsi wisata baru di kota ini, juga untuk memecah titik keramaian. Sehingga perputaran roda perekonomian kian merata.
‘’Harus maksimal semua. Jangan sampai kecewakan tamu. UMKM juga bakal menerima dampak positifnya,’’ sebutnya.
Maidi juga telah menakar tingkat kunjungan BCC ke depannya. Menimbang lokasinya tak jauh dari Alun-Alun Kota Madiun, jumlah kendaraan yang datang bakal membeludak.
Namun, pemkot telah menyiapkan kantong parkir sementara untuk mengurai kemacetan. ‘’Parkir sudah siap. Lokasinya di selatan Alun-Alun Kota Madiun. Tepat di bawah pohon trembesi yang teduh,’’ pungkasnya. (ggi/prog/fin) Editor : Hengky Ristanto