‘’Mulai pegawai BUMN, perbankan, anggota kepolisian, pegawai rumah sakit, sampai guru swasta,’’ ujar Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio, Sabtu (17/12).
Poedjo mengatakan, salah satu sasaran IKD adalah pegawai BPJS. ‘’Kamu sudah lakukan penginstalan di BPJS kurang lebih empat hari. Setelah itu, ganti menyasar PT KAI dan selanjutnya Polres Madiun Kota,’’ ujar Poedjo kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Dia menambahkan, untuk percepatan penggunaan IKD pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Sosialisasi digencarkan melalui berbagai kesempatan seperti pertemuan PKK atau RT. ‘’Kami juga memiliki pelayanan khusus setiap Sabtu dan Minggu di lapak kelurahan,’’ imbuhnya. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto