Dalam class meeting yang dilombakan cukup beragam. Seperti perlombaan futsal, voli, lomba akademik empat kompetensi keahlian, hingga lomba e-sport gim Mobile Legends. Hari pertama pembukaan class meeting tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Ririn Siswi Hani'ah, waka kesiswaan, disusul sajian menarik dan mendebarkan berupa kolaborasi pertunjukan pencak silat dari berbagai perguruan.
Pertunjukan itu menggambarkan suatu persatuan dalam perbedaan pencak silat. ‘’Ini sekaligus edukasi kepada para siswa untuk selalu mengutamakan persatuan dan perdamaian,’’ kata Taridjo.
Selama kegiatan, siswa tampak antusias. Mereka saling mendukung dan memberikan motivasi kepada rekan-rekannya saat bertanding. ‘’Kegiatan class meeting ini mesti dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa. Bukan hanya mencari sebuah kemenangan, akan tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antar teman,’’ jelasnya.
Taridjo juga berharap melalui kegiatan ini sekolah bisa mengetahui prestasi yang dimiliki para siswa. Dengan begitu bisa dilakukan pembinaan dan mengirim para siswa tersebut dalam perlombaan di luar sekolah. ‘’Tidak hanya adu prestasi, kegiatan ini juga diisi dengan bazar makanan dan minuman. Semoga jiwa kewirausahaan siswa bisa tumbuh dengan kegiatan ini,’’ terangnya.
Sementara itu, penutupan class meeting dilakukan pada kemarin (23/12).
Penutupan itu diisi siswa dengan pentas seni. Mereka akan unjuk gigi dalam pertunjukan tari, modern dance, dan musik band. ‘’Beragamnya kegiatan yang dilaksanakan dapat memunculkan bibit-bibit prestasi di sekolah ini,’’ imbuh Taridjo. (ti14/aan/adv) Editor : Hengky Ristanto