Perjalanan KA via Semarang Berangsur Normal

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Selasa, 3 Januari 2023 | 20:30 WIB
MULAI PULIH: Sebuah KA meninggalkan Stasiun Madiun kemarin. Perjalanan KA via Semarang berangsur normal. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
MULAI PULIH: Sebuah KA meninggalkan Stasiun Madiun kemarin. Perjalanan KA via Semarang berangsur normal. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perjalanan kereta api (KA) dari Kota Madiun tujuan Jakarta via Semarang berangsur normal. Sebelumnya, sejumlah perjalanan terpaksa dialihkan melalui jalur selatan akibat banjir yang melanda Kota Atlas.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengatakan, akibat banjir sejak Sabtu lalu (31/12) rel sepanjang jalur Semarang Tawang-Alastua terendam air dengan ketinggian mencapai 28 sentimeter.

‘’Sekarang sudah surut. Mulai hari ini (kemarin, Red) jalur itu sudah dapat dilalui kereta api meskipun dengan kecepatan terbatas,’’ ujarnya.

Supriyanto menyebutkan, berbagai usaha telah dilakukan PT KAI agar perjalanan kereta api kembali normal. Di antaranya, menambah balas, pemadatan dan peninggian jalur rel, hingga pembersihan saluran drainase di kanan kiri rel.

‘’Seluruh titik gangguan sudah kembali normal dini hari tadi (kemarin, Red),’’ ungkapnya.

Dia menambahkan, masih ada beberapa perjalanan kereta api tujuan Jakarta via jalur utara yang mengalami keterlambatan.

Di antaranya, Plb 7034a Brantas tambahan relasi Pasar Senin-Blitar yang terlambat 267 menit, Plb 110a Brantas (reguler) relasi Pasar Senin-Blitar (653 menit) dan Plb 7006C Gajayana tambahan rute Gambir-Malang (150 menit). (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto
Stasiun Madiun banjir semarang kai daop 7 madiun KAI Daop 7 transportasi kereta api