Pun, berasal dari setiap kelurahan se-Kota Madiun. Tes wawancara ini untuk menguji kemampuan dalam berkomunikasi dan pengetahuan mereka pada kepemiluan.
‘’Masing-masing peserta diberi waktu sekitar 10 menit untuk tes wawancara,’’ kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun Wisnu Wardhana.
Materi wawancara antara lain kompetensi kepemiluan, komitmen, integritas, riwayat pernah tidaknya menjadi penyelenggara pemilu serta rekam jejak apakah menjadi bagian partai politik atau tidak. Para peserta juga dihadapkan komputer.
‘’Selama bertugas nanti tidak jauh dengan IT (information technology), jadi harus menguasai komputer,’’ ujarnya.
Selanjutnya, akan dikerucutkan 81 orang untuk mengisi tiga kursi PPS di 27 kelurahan. Mereka bakal dilantik 24 Januari mendatang. Dia berharap dapat menjalankan tugas dan amanah hingga Pemilu 2024 tuntas.
‘’Seperti PPK (panitia pemilihan kecamatan), setelah dilantik akan ikut bimbingan teknis terkait tugas-tugas mereka. Sebab, tidak sedikit calon baru atau belum pernah menjadi PPS,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto