Menurut Thariq, trotoar pedestrian yang bakal dibangun sepanjang 800 meter. Lebarnya bervariasi, rata-rata 3,5 meter. Dengan ketinggian dari permukaan badan jalan sekitar 25-30 sentimeter. ‘’Konsep serta material kurang lebih sama dengan trotoar yang sudah dibangun sebelumnya. Lelang sudah kami umumkan,’’ ujarnya.
Saat ini, lanjut Thariq, lelang pekerjaan konstruksi bangunan pelengkap Jalan dr Soetomo itu masuk tahap pengumuman pascakualifikasi. Pagu anggarannya Rp 3,5 miliar. Rencananya, pembangunan fisik tersebut mulai dikerjakan awal Maret.
‘’Kami jadwalkan akhir Februari sudah tanda tangan kontrak dengan rekanan pemenang tender,’’ harapnya.
Thariq menyebutkan, pekerjaan trotoar pedestrian tersebut diperkirakan selesai dalam lima bulan. Artinya, Juli mendatang ditargetkan rampung. ‘’Sementara revitalisasi trotoar pedestrian tahun ini hanya di Jalan dr Soetomo,’’ tambahnya.
Menurut Thariq, rencana tersebut telah melalui sejumlah kajian dari berbagai aspek yang mengacu penataan kota berbasis Wahana Tata Nugraha. Lebar badan jalan yang trotoarnya bakal ditata diklaim masih layak. Alias tidak mereduksi volume jalan.
Pun, kondisi trotoar yang ada saat ini butuh perbaikan agar layak untuk pejalan kaki. Seperti yang sudah dibangun sebelumnya, trotoar baru nanti juga ramah disabilitas dan lansia. ‘’Kondisi trotoar saat ini memang butuh revitalisasi,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto