‘’Sejak awal musim hujan lalu kami kebut merapikan dan memangkas pohon,’’ kata Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto kemarin (7/2).
Totok menuturkan, penebangan pohon tidak dilakukan serampangan. Tim khusus yang dibentuk terlebih dulu melakukan pengecekan kondisi pohon. Jika sudah rapuh karena faktor usia, ditebang dan dilakukan penanaman kembali. ‘’Kalau pohonnya masih kokoh, cukup dirapikan atau dipangkas,’’ tuturnya.
Dia menyebutkan, pemangkasan dahan dan ranting serta penebangan pohon itu menyasar sejumlah jalan protokol yang ramai lalu lalang kendaraan. Di antaranya, dr Soetomo, Cokroaminoto, Agus Salim, Panglima Soedirman, Kolonel Marhadi, dan Trunojoyo. ‘’Fokus di titik-titik rawan. Tapi, untuk pemeriksaan kondisi pohon menyeluruh di wilayah kota,’’ ujarnya.
Menurut Totok, selain mengantisipasi tumbang, pemangkasan pohon tersebut dilakukan untuk menjaga keindahan kawasan. Selain itu, menekan potensi gangguan pada penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto