Beruntung, setelah retender akhirnya ada pemenangnya. Rencananya, lebih dari 10 ribu kilometer jalan akan dimuluskan mulai pekan ke depan. ‘’Insya Allah empat proyek pemeliharaan jalan segera pelaksanaan. Pengerjaan kami upayakan bersamaan,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, Senin (13/3).
Thariq menyebutkan, pengerjaan empat paket proyek tersebut sengaja dikebut. Untuk mengantisipasi jadwal penghentian sementara kegiatan fisik 14 hari selama momen Lebaran mendatang. Atau tujuh hari sebelum hingga sesudah Idul Fitri. ‘’Target sebelum lebaran progresnya sudah 90 persen,’’ ujarnya.
Thariq mengklaim penghentian sementara tersebut tidak mengganggu progres. Sebab, telah masuk kajian antisipasi pelaksanaan. Pihaknya optimistis mampu menyelesaikan proyek tersebut sesuai target. ‘’Skemanya sudah kami rencanakan sebelumnya. Insya Allah tidak ada kendala berarti,’’ ucapnya.
Thariq menambahkan, empat paket proyek tersebut menyasar total ruas jalan sepanjang 10,978 kilometer. Perinciannya, paket I sepanjang 2,432 kilometer. Yakni, Jalan Tanjung Manis, Tumpak Manis, Pondok Manis, Sanggar Manis, Tilam Sari, Moch. Noer, Tanjung Raya, Taman Praja dan PG Kanigoro.
Paket II sepanjang 2,537 kilometer. Yakni, Jalan Merak Barat, Merak Selatan, Jenggolo, Timur Lapangan Winongo, Gajah Mada, dan Majapahit. Paket III sepanjang 3,751 kilometer atau 19 ruas jalan. Di antaranya, Jalan Tawang Arum, Tawang Mulyo, Raden Patah Timur, Raden Patah Barat, Pilang Karsa, Sri Cempaka serta Kemuning.
Paket IV sepanjang 2,258 kilometer meliputi Jalan Raya Kelun, Maskumambang Gang I dan Gang II. Pemkot menyediakan anggaran sekitar Rp 13 miliar dalam APBD 2023 untuk merealisasikan proyek tersebut.
Sejumlah ruas jalan tersebut, sambung dia, bakal diaspal ulang. Sebab, telah rusak atau retak. Menurut dia, upaya tersebut untuk menjaga kondisi jalan tetap baik. Pun, meningkatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan. ‘’Setiap tahun insya Allah ada. Baik pada awal maupun akhir tahun,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto