Pekerjaan proyek tersebut terus berprogres. Bahkan, sudah menyentuh 9,16 persen dari target awal sekitar 8,26 persen. ‘’Artinya, pekerjaan surplus atau lebih cepat 0,39 persen,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi, Selasa (4/4).
Menurut Uut, sapaan akrabnya, saat ini pihak rekanan tengah on progress pada pengerjaan lantai kawasan PBC. Yakni, pengecoran panggung lama yang dibongkar lantaran bakal dibangun panggung baru di sisi barat PBC.
Selanjutnya, pihaknya bakal mengerjakan sejumlah fasilitas penunjang di kawasan tersebut. Di antaranya toilet dan ruang ganti. ‘’Sambil menunggu pemasangan kanopi membran, kami sempurnakan fasilitas-fasilitas lainnya. Semua terus berprogres,’’ ujarnya.
Uut mengungkapkan, panggung baru dikonsep berbentuk setengah lingkaran. Luasnya sekitar 136 meter persegi. Tepat di atas panggung bakal dipasang membran. Pun, dipasang lebih tinggi dari kanopi sebelumnya. ‘’Jadi ada dua membran nanti. Membran lama tidak dibongkar,’’ sebutnya.
Kawasan PBC, lanjut dia, dikonsep lebih bagus. Kanopi membran tahan lama serta tampilannya unik. Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemkot menyediakan sekitar Rp 4,4 miliar dari APBD 2023. ‘’SPMK (surat perintah mulai kerja)-nya per 14 Februari lalu. Estimasi pengerjaan sekitar lima bulan,’’ jelasnya.
Uut mengungkapkan, pembuatan, pengiriman hingga pemasangan atap membran bakal memakan waktu cukup lama. Sebab, materialnya harus didatangkan dari Bekasi, Jawa Barat. ‘’Tapi kami optimistis selesai tepat waktu. Insya Allah Juli selesai,’’ yakinnya.
Proyek tersebut, kata Uut, merupakan tahap rencana penyempurnaan kawasan yang telah dibangun mulai tahun lalu. Fasilitas umum tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Karena itu, kawasan yang digadang-gadang jadi window display Jawa Timur bagian barat itu dipermak. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto