Menurut Agung, proyek pengurukan bakal ditenderkan sesuai jadwal pekerjaan fisik kembali berjalan pasca-Lebaran. Pun, diharapkan segera ada pemenangnya paling lambat pertengahan Mei mendatang. Sehingga, pelaksanaan fisik dapat dimulai akhir Mei. ‘’Atau paling lambat awal Juni sudah mulai pengurukan,’’ sambungnya.
Lahan yang akan diuruk, lanjut Agung, berlokasi di sebelah utara dan selatan rusunawa III yang saat ini dalam proses pembangunan. Luas total sekitar 15.000 meter persegi. Perinciannya, sekitar 4.000-an meter di utara dan sisanya di selatan. Proyek jasa konstruksi itu bakal menelan anggaran sekitar Rp 450 juta. ‘’Pengurukan kami mulai dari lahan sebelah selatan rusun,’’ jelasnya.
Dia mengklaim proses pindah bongkar makam massal hingga pengurukan berjalan on schedule. Pun, pihaknya sengaja memaralelkan dua paket proyek tersebut dengan jangka waktu yang tak terpaut lama. Sehingga, upaya merealisaskan rencana pembangunan rumah susun (rusun) tambahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga segera terealisasi. ‘’Insya Allah, optimistis semua berjalan sesuai perencanaan awal,’’ pungkasnya (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto