Ya, demi terwujudnya generasi emas, Pemkot Madiun membagikan belasan ribu laptop kepada siswa SD dan SMP. Perinciannya, 5.425 unit pengadaan gelombang pertama pada 2020 lalu dan gelombang kedua tahun ini sebanyak 9.400 unit.
Piagam rekor tersebut diserahkan oleh perwakilan Muri, Sri Widarti, di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dalam kegiatan bertajuk Gebyar Laptop Chromebook. ‘’Semua siswa harus bisa berubah. Bukan jadi korban perubahan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati.
Lismawati menjelaskan, peringatan Hardiknas tahun ini dimeriahkan sejumlah kompetisi bagi siswa serta guru PAUD, SD, dan SMP. Di antaranya, lomba orasi pendidikan, speech contest jejaring SD, dialogue competition, petanque kids, kreativitas pelajar, microteaching bagi guru PAUD , dan pembuatan modul pembelajaran tingkat SD-SMP. ‘’Potensi pelajar maupun guru di Kota Madiun terus dioptimalkan,’’ ujarnya.
Di sisi lain, catatan rekor Muri tersebut semakin lengkap dengan penghargaan dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk Wali Kota Maidi. Orang nomor satu di Kota Madiun itu dinilai memiliki komitmen dan kepedulian tinggi terhadap pengembangan pendidikan di daerah setempat.
‘’Pak Wali tidak hanya melakukan hal standar wali kota, tapi sudah memikirkan SDM (sumber daya manusia, Red) 22 tahun ke depan,’’ tutur Rektor Unesa Prof Nurhasan usai menyerahkan penghargaan. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto