Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sulap Lahan Kosong Jadi Tujuh RTH Baru, Dibangun Tahun Ini

Hengky Ristanto • Rabu, 10 Mei 2023 | 20:00 WIB
BERNILAI ESTETIKA: Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan RTH di Perumahan Bumi Mas, Mojorejo, Taman, kemarin  (9/5). Tahun ini RTH di Kota Madiun akan bertambah tujuh titik. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
BERNILAI ESTETIKA: Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan RTH di Perumahan Bumi Mas, Mojorejo, Taman, kemarin  (9/5). Tahun ini RTH di Kota Madiun akan bertambah tujuh titik. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Madiun bakal bertambah. Sebanyak tujuh titik lokasi baru akan  dibangun bertahap tahun ini. ‘’Salah satu RTH yang sedang proses pengerjaan di Perumahan Bumi Mas, Mojorejo,’’ kata Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Utilitas, Ruang Terbuka Hijau, Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman (Perkim) Kota Madiun Andi Anto kemarin (9/5).

Pembangunan RTH di lokasi tersebut dimulai sejak pertengahan April lalu. Total anggaran yang digelontorkan pemkot Rp 198 juta. Konsepnya hampir sama dengan RTH lainnya. Selain untuk menambah nilai estetika, juga dilengkapi wahana bermain anak dan tempat rekreasi. ‘’Luasnya sekitar 268 meter persegi,’’ ujarnya.

Menurut dia, lahan kosong aset pemkot akan disulap menjadi RTH dan fasilitas umum (fasum) untuk warga sekitar. Selain untuk mempercantik wajah kota, juga bisa dimanfaatkan masyarakat. ‘’Setiap tahun ada pembangunan RTH. 2022 lalu, telah dibangun 14 RTH dan kampung tematik,’’ sebutnya.

Andi menambahkan, setiap RTH dianggarankan sekitar Rp 200 juta. Tahun ini, pihaknya juga akan membangun dua titik kampung tematik dengan anggaran masing-masing sekitar Rp 300 juta. Yakni, di Kanigoro, Kartoharjo, dan Sogaten, Manguharjo.

Pembangunan kampung tematik diserahkan kepada masyarakat melalui kelompok masyarakat (pokmas) setempat agar lebih optimal. Selain itu, juga meningkatkan partisipasi, pun untuk masyarakat setempat. ‘’RTH dan kampung tematik memberi ruang terbuka untuk masyarakat. Juga melengkapi destinasi wisata di luar PSC dan lapak UMKM kelurahan,’’ pungkasnya. (mg4/sat) Editor : Hengky Ristanto
#kampung tematik madiun #pembangunan RTH #pengelolaan aset daerah #RTH Kota Madiun