Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasus Kekerasan Perempuan di Kota Madiun Ibarat Gunung Es

Hengky Ristanto • Rabu, 31 Mei 2023 | 23:15 WIB
IMUNISASI: Proses vaksinasi di lima kecamatan di Ngawi berjalan lamban. (DOK RADAR NGAWI)
IMUNISASI: Proses vaksinasi di lima kecamatan di Ngawi berjalan lamban. (DOK RADAR NGAWI)
KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemkot Madiun mengajak kaum hawa untuk lebih peduli terhadap kasus kekerasan perempuan maupun anak. ‘’Permasalahan perempuan dan anak saat ini semakin kompleks,’’ kata Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Retno Dumilah, Yuni Setyawati kemarin (30/5).

Sampai dengan bulan lalu terdapat 12 kasus kekerasan perempuan dan anak. Menurutnya, kasus tersebut serupa dengan fenomena gunung es. Sebab, kasus yang terjadi sebenarnya jauh lebih banyak dari yang dilaporkan. Karena itu, Yuni menyatakan upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan maupun anak membutuhkan kolaborasi.

‘’Ke depannya, keberadaan forum puspa di Kota Madiun akan di-refresh dan dikuatkan kembali secara organisasi,’’ terang istri Wali Kota Maidi tersebut.

Yuni menyebut kesetaraan gender sekarang berlaku di lingkungan pemkot. Sehingga, perempuan bisa berperan lebih dalam ide dan inovasi pembangunan. ‘’Beberapa perempuan di Kota Madiun juga sudah menjadi pemimpin. Mereka yang benar-benar berprestasi juga akan mendapatkan haknya sebagai pemimpin. Namun, mereka juga tidak menyalahi kodratnya sebagai perempuan,’’ bebernya. (mg4/her) Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #kekerasan perempuan anak madiun #forum puspa #kekerasan perempuan #Kota Pendekar #kekerasan anak