Sampai dengan bulan lalu terdapat 12 kasus kekerasan perempuan dan anak. Menurutnya, kasus tersebut serupa dengan fenomena gunung es. Sebab, kasus yang terjadi sebenarnya jauh lebih banyak dari yang dilaporkan. Karena itu, Yuni menyatakan upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan maupun anak membutuhkan kolaborasi.
‘’Ke depannya, keberadaan forum puspa di Kota Madiun akan di-refresh dan dikuatkan kembali secara organisasi,’’ terang istri Wali Kota Maidi tersebut.
Yuni menyebut kesetaraan gender sekarang berlaku di lingkungan pemkot. Sehingga, perempuan bisa berperan lebih dalam ide dan inovasi pembangunan. ‘’Beberapa perempuan di Kota Madiun juga sudah menjadi pemimpin. Mereka yang benar-benar berprestasi juga akan mendapatkan haknya sebagai pemimpin. Namun, mereka juga tidak menyalahi kodratnya sebagai perempuan,’’ bebernya. (mg4/her) Editor : Hengky Ristanto