‘’Sementara, pekerjaan masih menyentuh normalisasi saluran air mulai dari Jalan Pahlawan hingga jembatan di Jalan Pandan,’’ kata Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suyanto kemarin (1/6).
Normalisasi saluran air dilakukan sepanjang 280 meter. Selain itu, nantinya berbentuk seperti model terasering. Tujuannya untuk menyaring berbagai jenis sampah. Kemudian, plengsengan yang ada di sisi utara serta selatan bakal dibongkar dan diganti batu kali. Pun, tinggi plengsengan dibuat berbeda antarsisi. Sisi utara setinggi 2,8 meter, sedangkan sebelah selatan 5 meter.
Suyanto menambahkan, saluran tersebut juga dilebarkan. Dari sebelumnya 1,2 meter menjadi 3 meter. Dengan begitu, air bisa mengalir lancar. Lalu, di sekitar jembatan Jalan Pandan juga akan dipasang box culvert. ‘’Total anggarannya mencapai Rp 2,7 miliar. Kami menargetkan pekerjaan ini selesai pada September mendatang,’’ terangnya.
Menurutnya, anggaran tersebut sudah mencakup penambahan bangunan pelengkap. Seperti gazebo, kincir angin setinggi 15 meter dan jembatan sepanjang 4,5 meter. ‘’Bagian bawah bangunan kincir angin rencananya akan difungsikan sebagai lapak,’’ imbuh Suyanto.
Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Sulistya Pambudi menambahkan, pembangunan juga menyasar Pahlawan Religi Center (PRC). Meliputi pembangunan serambi dan rehabilitasi dua gapura. ‘’Ada juga pembangunan replika Big Ben. Itu sudah termasuk dalam paket pekerjaan yang anggarannya sebesar Rp 3 miliar,’’ jelas pejabat yang akrab disapa Uut itu.
Sesuai detail engineering design (DED), replika Big Ben dibangun setinggi 12 meter. Lokasinya berada di sisi utara saluran air. Sedangkan, gapura dibangun setinggi 7,15 meter dan lebar 5,75 meter. (ggi/her) Editor : Hengky Ristanto