Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto mengatakan, saat ini progres pemasangan lampu PJU setinggi 7 meter tersebut telah rampung. Sementara bentuk desain tiangnya disesuaikan dengan konsep estetika kawasan.
‘’Pemasangan PJU ini kami prioritaskan di pusat kota. Tentunya agar pusat kota jauh lebih terang dan menambah nilai estetika kota,’’ katanya kemarin (9/6).
Kendati mengutamakam nilai artistik, kata Andi, namun tidak mengurangi fungsi utama PJU. Pun, spesifikasi lampunya menggunakan jenis light-emitting diode (LED) 120 watt. Jenis ini dinilai yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. ‘’(nyala) lampu itu akan di-setting otomatis,’’ sebutnya.
Andi menjelaskan, penambahan PJU baru ini menghabiskan Rp 2 miliar. Sedangkan, untuk pemeliharannya ada anggaran tersendiri. Kemudian terkait pemasangan PJU setiap tahunnya disesuaikan dengan kondisi wilayah. ‘’Saat ini kami juga masih melakukan proses survei wilayah yang butuh tambahan penerangan jalan,’’ pungkasnya. (mg4/her) Editor : Hengky Ristanto