KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun — Sebanyak 238 siswa SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur (NASA) yang dinyatakan lulus, dilepas di Graha Dewanto Lanud Iswahjudi.
Pelepasan dilangsungkan pada Senin kemarin (6/5). Prosesi pelepasan siswa angkatan IV/55 Aksananta di sekolah berbasis ketarunaan itu berlangsung cukup meriah.
Prosesi wisuda diawali kirab taruna-taruni ke lokasi dengan upacara pedang pora diiringi kelompok marching band siswa NASA.
Perpisahan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Personil (Kadispers) Lanud Iswahjudi Kolonel Nav Rudy Hartono serta Kacabdindik Madiun-Ngawi, Lena.
Kepala SMAN 3 Taruna Angkasa Jatim Agus Supriyanto menyempatkan memberikan penghargaan bagi lulusan terbaik.
Antara lain, diberikan kepada Genova Kaylla Maulidya Alfonso, Nicko Salsabill Rizfan Samudra dan Roro Aina Zahra Kusuma Wardhany dari program IPA.
Kemudian, Ardhia Hanindya Pusponegoro, Syahgita Rafa Naura Ayu, dan Ahmad Ari Yuda Prawita dari program IPS.
Agus mengaku bangga dengan lulusan NASA. Karena mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk dari luar Pulau Jawa," katanya.
Selain itu, menurutnya, taruna-taruni lulusan NASA saat ini sudah banyak yang diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN).
Totalnya ada 39 siswa. Bahkan, lima lulusan di antaranya diterima di program studi (prodi) kedokteran di kampus ternama.
Di samping itu, kata Agus, ada beberapa taruna-taruninya saat ini yang fokus mengikuti seleksi masuk TNI/Polri. Kami mendukung yang terbaik untuk mereka demi menggapai masa depannya.
Mereka harus semangat menjaga nama baik sekolah, menjadi orang yang luar biasa, menjadi patriot unggul bangsa yang memiliki hati suci dan mempunyai jiwa kepemimpinan, tuturnya.
Sementara itu, Kacabdindik Madiun-Ngawi Lena mendoakan 238 siswa SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur yang diwisuda bisa menggapai cita-citanya.
Menuju kesuksesan tidak perlu menunggu usia tua, usia muda pun berhak sukses, ucapnya.
Sebab, menurutnya, anak-anak bisa terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan bakatnya dengan bantuan teknologi informasi.
Dengan perkembangan teknologi, anak-anak bisa bebas berkarya.
Sehingga dapat mencetak generasi unggul sekaligus bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan bangsa, paparnya.
Di lain pihak, Kolonel Nav Rudy Hartono memotivasi para lulusan SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan ke depannya.
Sebagai generasi penerus bangsa harus hebat dan berguna bagi bangsa, negara dan orang tua.
Harus sadar kesuksesan adalah rangkaian dari proses berbagai peristiwa, ucapnya. (bri/ti8/her/*)
Editor : Mizan AhsaniSumber : Radar Madiun