Tiga Replikasi Inovasi di Kota Madiun Dipantau KemenPAN-RB, Pastikan Manfaat Dirasakan Luas

Erlita H • Dipublikasikan Selasa, 16 Juli 2024 | 17:30 WIB
AKSES INTERNET: Salah seorang warga Kota Madiun memanfaatkan akses internet gratis WiFi Peceland. (DISKOMINFO KOTA MADIUN FOR JAWA POS RADAR MADIUN)
AKSES INTERNET: Salah seorang warga Kota Madiun memanfaatkan akses internet gratis WiFi Peceland. (DISKOMINFO KOTA MADIUN FOR JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pemantauan keberlanjutan dan replikasi inovasi (PKRI) pelayanan publik oleh pemerintah pusat sampai juga di kota ini.

KemenPAN-RB memelototi tiga replikasi inovasi, Senin kemarin (15/7).

Satu di antaranya, Pendidikan Kreatif Ramah Lingkungan Bersama Kurangi Emisi Bumi (Pendekar Berkumis)

Itu merupakan program inovasi dari SMPN 11 Kota Madiun.

Kemudian, Dongeng Pagi Hari (Dopari) Selasa Kamis Sabtu (Sakatu) terobosan SDN 02 Mojorejo.

Serta, Inovasi WiFi Gratis untuk Madiun Genggam Teknologi (Profit M-Tech) milik dinas komunikasi dan informatika (diskominfo).

KemenPAN-RB memantau keberlanjutan tiga inovasi dengan cara presentasi dan wawancara.

Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan bahwa inovasi itu merupakan hal strategis yang harus dikembangkan.

''Masyarakat juga bisa menindaklanjuti,'' ungkap Soeko.

Dia berharap, ada inovasi maupun replikasi yang bermanfaat untuk masyarakat secara keseluruhan.

''Tidak hanya formalitas, tetapi bagaimana inovasi tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,'' ujarnya.

Sekadar diketahui, pada 2023 masuk Top 5 Kovablik Provinsi Jawa Timur.

Diharapkan, tahun ini bisa masuk 18 besar tingkat nasional.

Termasuk Dopari Sakatu dan Profit M-Tech. (mg1/den)

Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun
mojorejo lingkungan kota madiun wifi gratis kemenpan inovasi SDN 02 diskominfo