Cegah Gangguan Konflik Pilkada, Pj Wali Kota Madiun Gelar Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Selasa, 1 Oktober 2024 | 02:51 WIB
cukai
cukai


KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Kota Madiun menggelar rapat koordinasi tim kewaspadaan dini Kota Madiun untuk meningkatkan sinergitas antar stakeholder. Mendeteksi dini gangguan keamanan di wilayah Kota Madiun dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Pada kesempatan ini, Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto menyampaikan pencegahan dini adanya gangguan konflik Pilkada tidak hanya tugas dari TNI-POLRI. Tapi, melainkan tugas masyarakat semua termasuk ASN. Sehingga dalam hari ini, pihaknya melakukan upaya-upaya koordinasi terkait dengan deteksi dan potensi dini gangguan keamanan wilayah.

"Dengan melibatkan TNI-POLRI, intelejen, termasuk unsur-unsur sipil," ujarnya, Kemarin (30/9) di Kantor Kecamatan Taman.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap terhadap seluruh masyarakat untuk mendeteksi masing-masing wilayah. Ketika ada gangguan-gangguan kecil apapun ia meminta untuk segera melapor dan meredam. Dengan pencegahan dini ini meminimalisir konflik-konflik besar.

Apalagi saat ini sudah masuk ke tahapan kampanye. Sehingga ada potensi gesekan-gesekan. Dari ini pihaknya mengupayakan untuk segera mendeteksi dan diselesaikan agar tidak muncul gesekan-gesekan yang lebih lebar.

"Kota Madiun aman, tidak ada rawan. Doakan semuanya menjadi aman. Tidak ada potensi-potensi apapun, kami upayakan tetap aman," tambahnya.

Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto
Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto

Menurutnya, potensi konflik paling tinggi terjadi adalah gesekan antar pendukung, adanya pengerahan-pengerahan preman itu yang perlu diantisipasi. Pun dalam hal ini mengajak mumak dark pasangan calon, partai politik, kandidat pendukung untuk saling menjaga diri. Saling menjaga emosi, tidak melakukan upaya-upaya intimidasi dan tidak melakukan upaya pergerakan yang menimbulkan gangguan keamanan di wilayah Kota Madiun.

Selain itu, ia berharap terhadap perguruan pencak silat mengerahkan masanya untuk netral. "Silahkan persoalan memilih masing-masing secara perorangan, tapi tidak secara kelembagaan," sambung Eddy. (err/her/adv)

Editor : Hengky Ristanto
Sumber : Radar Madiun
pilkada kota madiun Tim Kewaspadaan Dini pj wali kota