Pemkot Madiun Coba Tekan Inflasi dengan Token, Janjikan Harga Ideal di Pasar Sleko

Erlita H • Dipublikasikan Sabtu, 9 November 2024 | 01:00 WIB
CALON LOKASI: Pasar Sleko, Kota Madiun, disiapkan untuk program token oleh pemkot setempat. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
CALON LOKASI: Pasar Sleko, Kota Madiun, disiapkan untuk program token oleh pemkot setempat. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Banderol sejumlah komoditas pangan di Pasar Sleko bakal ideal.

Itu kalau upaya pemkot mengendalikan harga di lokasi jual-beli tersebut berhasil.

‘’Pertengahan November akan ada token (toko acuan tekan inflasi,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi, Kamis (7/11).

Ansar mengungkapkan, token berupa satu kios dagang.

Keberadaan terobosan ini bertujuan sebagai acuan harga kebutuhan pokok.

Soal lokasi, ada di Pasar Sleko sisi timur.

‘’Barang-barang yang dijual di token menggunakan harga standar ideal,’’ ujarnya.

Menurut Ansar, token merupakan pengembangan warung tekan (wartek) inflasi.

Artinya, program juga bertujuan untuk menekan inflasi.

Terkait hal ini, dia mengklaim bahwa pihaknya rutin cek harga.

"Sudah tidak deflasi lagi seperti sebelum-sebelumnya, semoga ke depan harga-hara bisa lebih terkendali," pungkasnya. (err/den)

Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun
Inflasi pemkot madiun pasar sleko