Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mudik Lebaran 2026: Intip Skema Rekayasa Lalu Lintas di Kota Madiun, Berlaku hingga 25 Maret

Mizan Ahsani • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:39 WIB
Ilustrasi macet
Ilustrasi macet

 
Jawa Pos Radar Madiun
–Memasuki masa mudik Lebaran 2026, arus kendaraan yang melintasi Kota Pendekar mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun resmi memberlakukan rekayasa arus lalu lintas guna menjamin kelancaran bagi para pemudik.

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis, rekayasa lalu lintas ini mulai efektif berlaku sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026 mendatang. Langkah ini diambil untuk memecah titik-titik kepadatan di pusat kota dan mengarahkan kendaraan sesuai dengan daerah tujuan masing-masing melalui jalur alternatif yang telah dipetakan.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kios di Telaga Sarangan Magetan, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Beberapa skema rute utama yang perlu diperhatikan oleh pengendara antara lain:

• Rute Surabaya ke Ponorogo (PP): Dialihkan melalui rute sepanjang 6,9 km meliputi Jalan Raya Madiun–Surabaya hingga masuk ke ring barat.

• Rute Magetan ke Surabaya (PP): Menggunakan jalur sepanjang 8,4 km melewati wilayah Jiwan dan dialihkan menuju ring barat agar tidak membebani arus dalam kota.

• Rute Ponorogo ke Magetan: Melintasi rute sepanjang 9,6 km melalui Jalan Raya Ponorogo-Madiun menuju arah Jiwan.

• Rute Magetan ke Ponorogo: diarahkan melalui Jalan Raya Solo-Jiwan menuju ke selatan arah Ponorogo.

Dinas Perhubungan bersama kepolisian setempat mengimbau para pengendara untuk selalu memperhatikan rambu-rambu petunjuk arah yang telah dipasang di tiap persimpangan strategis. Selain itu, pemudik diingatkan untuk tetap menjaga keselamatan dan beristirahat secara berkala setiap empat jam sekali demi menghindari kelelahan di jalan.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Baju Lebaran 2026: Tampil Keren tapi Tetap Nyaman di Tengah Cuaca Panas

Pengaturan arus ini diharapkan mampu meminimalisir kemacetan panjang di jantung Kota Madiun, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.(*)

* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#pengalihan arus #jalan alternatif #macet mudik lebaran #madiun #Jalan Ring Road Barat