Gaya Hidup Internasional Jatim Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Opini Pacitan Ponorogo

Dua Insiden Kereta dalam Sehari, KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Tak Terobos Perlintasan

Hengky Ristanto • 2026-03-20 15:47:38
Petugas melakukan penanganan insiden kecelakaan kereta di wilayah Daop 7 Madiun, masyarakat diimbau disiplin di perlintasan rel. FOTO: HUMAS KAI DAOP 7 MADIUN
Petugas melakukan penanganan insiden kecelakaan kereta di wilayah Daop 7 Madiun, masyarakat diimbau disiplin di perlintasan rel. FOTO: HUMAS KAI DAOP 7 MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Dua insiden kecelakaan terjadi di jalur kereta api wilayah operasional PT KAI Daop 7 Madiun, Kamis (19/3).

Peristiwa pertama melibatkan KA Dhoho yang tertemper orang tidak dikenal di Km 184+800 petak Kediri–Ngadiluwih sekitar pukul 18.54 WIB.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, masinis telah memberikan peringatan.

’’Masinis sudah membunyikan semboyan 35 berulang kali, tapi tidak direspons,’’ ujarnya.

Insiden tersebut menyebabkan keterlambatan perjalanan sekitar dua menit.

Sementara itu, kejadian kedua terjadi di perlintasan sebidang JPL 90 emplasemen Baron sekitar pukul 19.34 WIB.

KA Mutiara Selatan tertemper sepeda motor yang diduga menerobos palang pintu.

Akibatnya, perjalanan kereta terlambat hingga 11 menit.

Tohari menegaskan, jalur rel merupakan area steril yang tidak boleh digunakan untuk aktivitas masyarakat.

’’Perlintasan harus dipatuhi. Jangan menerobos palang pintu,’’ tegasnya.

KAI mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kecelakaan. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#KA Dhoho #mutiara selatan #perlintasan kereta #kai daop 7 madiun #kecelakaan kereta madiun #MADIUN