Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Coffee Shop di Madiun Menjamur, Anak Muda Ramaikan Budaya Nongkrong

Erlita H • Minggu, 29 Maret 2026 | 14:59 WIB
Suasana coffee shop di Kota Madiun yang menjadi ruang nongkrong favorit anak muda dengan beragam konsep kreatif. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Suasana coffee shop di Kota Madiun yang menjadi ruang nongkrong favorit anak muda dengan beragam konsep kreatif. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Menjamurnya coffee shop di Kota Madiun tak terbendung.

Dalam beberapa tahun terakhir, kedai kopi menjamur dengan berbagai konsep dan segmentasi pasar.

Usaha food and beverage (FnB) ini tumbuh pesat. Di sejumlah ruas jalan, bahkan berdiri dua hingga tiga kedai dalam satu titik.

Fenomena ini menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap kopi. Terutama di kalangan milenial hingga Gen Z.

Setiap kedai pun berlomba menghadirkan konsep berbeda demi menarik pelanggan.

Mulai tempat nongkrong santai, kafe tematik, hingga spot olahraga.

Salah satu yang bertahan di tengah ketatnya persaingan adalah Paratamu.

Kedai yang berdiri sejak 2020 itu terus bertransformasi mengikuti tren pasar.

Supervisor Paratamu Zefanya Ori Fyranata mengatakan, perkembangan coffee shop di Madiun kini semakin merata.

’’Sekarang hampir semua segmen ada. Mulai tempat nongkrong, olahraga, hingga kafe yang buka pagi,’’ ujarnya.

Menurutnya, tren kopi juga terus berubah. Kopi susu gula aren yang sempat booming kini mulai bergeser.

’’Sekarang kembali ke basic seperti espresso, americano, dan kopi susu,’’ jelasnya.

Inovasi menjadi kunci bertahan. Tidak hanya dari sisi kopi, tetapi juga menu pendamping.

’’Tidak bisa hanya kopi. Harus menyesuaikan kebutuhan konsumen,’’ katanya.

Selain itu, pelayanan dan konsistensi rasa menjadi faktor utama menjaga loyalitas pelanggan. Harga pun harus tetap kompetitif di tengah persaingan.

’’Pelayanan dan rasa harus konsisten. Harga juga harus kompetitif,’’ terangnya.

Fenomena ini menunjukkan kopi tak lagi sekadar minuman, melainkan bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

’’Kopi sekarang bisa diminum beberapa kali sehari dengan varian berbeda,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#coffee shop madiun #tren kopi #budaya nongkrong #paratamu #FnB madiun #madiun