Jawa Pos Radar Madiun – Perburuan atlet catur potensial di Kota Madiun dimulai.
Sebanyak 137 pecatur ambil bagian dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) 2026 yang digelar kemarin (29/3).
Ketua Umum Percasi Kota Madiun Sofian Hadi mengatakan, kejurkot menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur di Pacitan pada Juni mendatang.
’’Kejurkot ini untuk mencari dan menyiapkan atlet menuju kejurprov hingga kejurnas,’’ ujarnya.
Peserta berasal dari berbagai jenjang. Mulai kategori SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK.
Pertandingan menggunakan sistem catur cepat lima babak. Setiap pemain mendapat waktu 15 menit per pertandingan.
Pelaksanaan kejurkot tahun ini dimajukan dari jadwal biasanya. Hal itu untuk menyesuaikan agenda kejurprov yang waktunya semakin dekat.
’’Biasanya April, tapi karena kejurprov sudah dekat, maka dimajukan,’’ jelasnya.
Dari ajang tersebut, Percasi akan menyeleksi 10 atlet terbaik untuk dikirim ke kejurprov.
Sebelumnya, sekitar 20 atlet telah dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
Para pemenang juga akan menjalani pembinaan lanjutan guna meningkatkan kemampuan.
Sofian menilai, prestasi catur Kota Madiun cukup positif. Pada kejurprov sebelumnya berhasil meraih medali emas.
Sementara di Kejurnas Mamuju, Sulawesi Barat, atlet Madiun meraih medali perunggu.
’’Kami berharap kejurkot ini melahirkan bibit atlet unggul,’’ tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto