Jawa Pos Radar Madiun - Kemeriahan syiar Islam menghiasi Studio Jawa Pos TV Madiun pada Selasa (31/3).
Ajang bergengsi Gema Tahfiz 2026 yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Madiun dan Jawa Pos TV telah mencapai puncaknya.
Dari total 325 peserta se-Madiun Raya, terpilihlah para finalis yang luar biasa.
Setelah melalui babak penyisihan ketat pada 26 Maret lalu, 10 finalis terbaik di Kategori A (TK/RA) bersaing memperebutkan gelar juara di babak Grand Final.
Daftar Juara Gema Tahfiz 2026 Kategori A (TK/RA)
Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut adalah tiga besar penghafal cilik yang berhasil meraih skor tertinggi:
| Juara | Nama Peserta | Asal Sekolah/Daerah | Skor |
| Juara 1 | Ahnaf Musyafa 'Al Abqoriy | RA Al Ikhlas Mantren, Magetan | 92,0 |
| Juara 2 | Muhammad Ibrahim Ramadhan | RA Islamic Center Abdullah Ghanim, Ponorogo | 91,7 |
| Juara 3 | Akio Saleha Putri Mahendra | TK Aisyiyah 7 Kota Madiun | 90,7 |
Seluruh pemenang berhak mendapatkan apresiasi berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk dukungan atas dedikasi mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur'an sejak dini.
Direktur Jawa Pos TV Madiun Ockta Prana menyatakan rasa bangganya terhadap antusiasme peserta tahun ini.
"Ajang Gema Tahfiz 2026 ini bukan sekadar kompetisi hafalan Al-Qur'an, tetapi bukti nyata bahwa generasi muda Madiun Raya memiliki kecerdasan spiritual yang luar biasa," ujarnya.
Menurutnya, Gema Tahfiz bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan investasi masa depan bagi generasi muda Madiun Raya.
"Jawa Pos TV dan Jawa Pos Radar Madiun berkomitmen penuh untuk terus memberikan ruang bagi syiar Islam," sambung Ockta Prana.
Pihaknya juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak lain di wilayah Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, dan sekitarnya untuk mencintai Al-Qur'an.
"Selamat kepada para pemenang, kalian adalah pemenang yang sesungguhnya karena telah menjaga Kalam Ilahi," pesannya. (*)
Editor : Mizan Ahsani