Jawa Pos Radar Madiun – Proses penjaringan calon ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Madiun mulai mengerucut.
Sedikitnya lima nama bakal calon disiapkan melalui pemetaan DPP dan DPW.
Ketua DPC PKB Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusianto, menjelaskan mekanisme penentuan calon sepenuhnya dikendalikan DPP dan DPW.
’’Kalau di PKB, semua proses itu ditangani DPP dan DPW. Kami di DPC hanya menyampaikan laporan kinerja lima tahun dan usulan bakal calon,’’ ujarnya, Sabtu (4/4).
Ngedi menyebut terdapat lima bakal calon yang akan diumumkan dalam forum pleno.
Namun, nama-nama tersebut belum dibuka ke publik.
’’Nanti diumumkan saat pleno kedua atau ketiga. Ada lima nama hasil pemetaan,’’ jelasnya.
Peserta pleno dari DPC maupun PAC tetap diberi ruang memberikan masukan.
Namun, tidak memiliki kewenangan untuk menolak kandidat.
’’Bisa mengkritisi atau memberi catatan, tapi tidak bisa menolak,’’ imbuhnya.
Selain lima kandidat, peserta pleno juga diperbolehkan mengusulkan nama baru.
Seluruh kandidat akan melalui dua tahap asesmen.
Yakni seleksi di tingkat DPW dan dilanjutkan oleh DPP.
’’Setelah dua tahap itu, baru DPP menetapkan siapa ketua terpilih,’’ terangnya.
Hasil penetapan akan diumumkan secara nasional.
Pengukuhan ketua terpilih direncanakan dilakukan serentak di Jakarta.
Selanjutnya, ketua diberi waktu sekitar satu pekan untuk menyusun kepengurusan.
Ngedi mengaku kecil kemungkinan kembali memimpin DPC PKB.
Faktor usia menjadi pertimbangan utama.
’’Kalau saya kemungkinan tidak, karena faktor usia,’’ katanya.
Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat.
Di antaranya Erlina Susilorini, Agus Wiyono, Oktavian Biantoro, serta Hadi Sucahyo.
Mereka diproyeksikan bersaing dalam musyawarah cabang (muscab) PKB yang digelar besok (5/4). (err/her)
Editor : Hengky Ristanto